• Follow Us On : 

Dokter di RSUD Dumai Mogok Kerja, Ratusan Pasien Terlantar


Redaksi | Selasa,28 Januari 2020 - 15:05:06 WIB
Dibaca: 867 kali 
Dokter di RSUD Dumai Mogok Kerja, Ratusan Pasien Terlantar

DUMAI - Sejumlah dokter spesialis bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai menggelar aksi mogok kerja, akibatnya ratusan pasien terlantar dan tidak mendapat pelayanan medis, diketahui karena kurang komunikasi antara managemen dengan dokter, Selasa (28/1/2020).

Pemantauan, pasien yang datang sejak pagi pulang dengan rasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan kesehatan, dan hanya ada beberapa perawat terlihat melayani pasien, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Aksi ini diketahui telah berlangsung sejak Senin (27/1/2020), sehingga mengakibatkan pelayanan Poliklinik serta tindakan Operasi Elektif atau yang tidak terjadwal RSUD Dumai ditutup.

Sekretaris Daerah Kota Dumai Herdi Salioso menyebutkan, mogok kerja dokter karena terjadi salah komunikasi akibat perubahan aturan, juga terkait persediaan obatan serta pelayanan.

Para dokter menilai Direktur RSUD Dumai Ridhonaldi susah diajak berkomunikasi dan sedikit arogan dalam mengambil kebijakan, terutama terkait komite medis, juga mengeluhkan soal kekurangan pelayanan serta fasilitas.

"Tadi sudah disepakati agar komunikasi dalam sistem lebih ditingkatkan agar pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu kedepan," kata Sekda Heldi, Selasa.

Dalam pertemuan, disepakati juga bahwa pelayanan poli di RSUD Dumai akan normal pada Rabu (29/1/2020) besok dan persoalan muncul diselesaikan dengan baik.

Komisi III DPRD Dumai Johannes MP Tetelepta menyebutkan bahwa persoalan mogok kerja ini karena dokter menilai manajemen semena mena dalam pelayanan dan pengelolaan komite medis.

"Manajemen buka ruangan dulu dan persoalan komite silahkan berunding untuk duduk satu meja mencarikan solusi," kata Johannes kepada pers.

Para dokter, lanjutnya, menyampaikan tuntutan agar melibatkan dalam komite medis dan pelayanan dalam lebih ditingkatkan, karena setiap keluhan pasien disampaikan ke tenaga medis, bukan manajemen.

Dokter mogok kerja adalah hak dan tidak ada persoalan, namun hendaknya tidak diperpanjang agar hak publik tidak terabaikan dan tidak ada yang dirugikan.

"Siapapun punya hak untuk melapor, termasuk dokter, tapi jangan berpanjangan karena yang dikuatirkan hak publik dirugikan, dan persoalan ini agar segera dicarikan solusi," sebutnya.

Direktur RSUD Dumai Ridhonaldi mengaku karena sebagai pejabat struktural terpaksa sering tidak berada di tempat untuk urusan melobi anggaran di kementerian dan mengikuti rapat, dan komunikasi bisa melalui kepala bidang.

"Saya harus ikut rapat rapat diluar dan mencari anggaran di kementerian, jadinya jarang di kantor, namun karena ini menjadi masalah, kedepan komunikasi akan lebih diperbaiki," kata Ridho.

Ketua DPRD Dumai Agus Purwanto mengaku prihatin dan berharap jika ada masalah segera diselesaikan jangan sampai mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.

"Diharap jika ada masalah segera diselesaikan jangan sampai mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat karena mereka yang dirugikan," kata Agus.*** (zk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,13 Agustus 2018 - 20:01:49 WIB

Dinyatakan Layak Terbang oleh Dokter, Batik Air Malah Turunkan Ibu Asal Medan Karena Anaknya Sakit Tumor Mata

JAKARTA - Seorang ibu asal Medan Murniati Sumila Dewi dan anaknya (PA) diturunkan maskapai Batik Air

Selasa,28 Februari 2017 - 23:20:26 WIB

Dugaan Malpraktik dokter RS Awal Bros, Polda Riau Lakukan Penyelidikan

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau menyelidiki laporan duga

Kamis,09 Oktober 2014 - 19:25:33 WIB

Dokter dan Bidan Mesum di Rumah Kontrakan

Jambi - Bukannya menjadi abdi masyarakat, dokter dan bidan di Jambi ini malah jadi penyakit m

Sabtu,10 Maret 2018 - 21:43:09 WIB

Dakwaan JPU KPK Terhadap Dokter Perekayasa Setya Novanto Sakit Keras, Begini Isinya...

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa dokter RS Medika Permata H

BERITA LAINNYA
Rabu,08 Juli 2020 - 04:15:39 WIB

Tsimshatsui Overtakes Causeway Bay as the Most Expensive Retail District for First Time

Greater Central office availability reaches a 15-year high Grade A office rental declined for the

Rabu,08 Juli 2020 - 04:12:42 WIB

Vodacom Tanzania: Send Money to Tanzania from Anywhere Around the World

Over 200 countries can send and receive money via Vodacom's Tanzania M-Pesa. The mobile Money

Rabu,08 Juli 2020 - 04:04:55 WIB

Accuity Helps Leading Banks in Pakistan Stay Ahead of Global Regulatory Requirements

Financial crime compliance solutions ensure that local banks can fight AML/CFT threats in real-time

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI