• Follow Us On : 

BNN Minta Oknum Aparat Terlibat Sindikat Narkoba Dihukum Mati


Redaksi | Rabu,19 Februari 2020 - 19:20:08 WIB
Dibaca: 464 kali 
BNN Minta Oknum Aparat Terlibat Sindikat Narkoba Dihukum Mati

PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea-Cukai Dumai, Riau, membongkar sindikat penyelundupan narkoba. Oknum aparat kepolisian di Polda Riau yang terlibat diharapkan mendapat hukuman mati.

"Kami menangkap penyelundupan narkoba jenis sabu sekitar 10 kg dan ekstasi sekitar 60 ribu butir. Dari kasus ini, empat orang ditangkap, satu oknum anggota Polri," kata Kepala Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari kepada wartawan di kantor BNN Provinsi Riau di Jl Pepaya, Pekanbaru, Rabu (19/2/2020).

Arman menjelaskan penangkapan dilakukan pada Senin (17/2/2020) malam di Kota Dumai. Ada empat orang yang ditangkap, salah satu pelaku diketahui anggota kepolisian yang bertugas di Riau.

"Ternyata bukan masyarakat saja direkrut oleh sindikat. Tetapi biasanya sindikat ini akan sangat 'senang' jika mereka merekrut para penegak hukum dan petugas-petugas resmi yang lain (membatu bisnis narkoba)," kata Arman.

Arman menyebutkan, jika kasus penyelundupan narkoba ini sampai di pengadilan, para pelaku dapat dihukum semaksimal mungkin. Dia menilai hukuman paling berat diberikan kepada oknum Polri yang terlibat penyelundupan narkoba ini.

"Oknum-oknum seperti ini harus diberi hukuman yang lebih berat. Kalau perlu, para hakim yang memutus memberikan hukuman mati dan itu pantas buat dia," kata Arman.

Menurut Arman, hukuman mati sangat pantas pagi oknum aparat yang terlibat. Karena semestinya aparat mencegah segala bentuk peredaran narkoba.

"Sementara kami berupaya melindungi masyarakat kita, berupaya keras untuk mencegah narkoba, dia sebagai petugas melanggar sumpahnya. Dan juga mendapatkan keuntungan pribadi dari penderitaan orang lain. Saya imbau untuk dijatuhi hukuman mati," tegas Arman.

[detikcom]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,08 Agustus 2019 - 13:19:50 WIB

BNNP Rekomendasi Nunung Srimulat Direhabilitas

JAKARTA - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah menerima hasil assessment dalam kasus pe

Jumat,13 Januari 2017 - 18:24:40 WIB

BNN Tembak Mati Bandar 10 Kg Sabu di Medan

MEDAN (WAHANARIAU) -- Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati seorang bandar sabu di Me

Senin,27 Oktober 2014 - 04:09:29 WIB

Kepala BNN: Hukum Mati Pengedar Narkoba

JAKARTA - KEPALA Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Anang Iskandar menyatakan peng

Selasa,28 Februari 2017 - 21:11:53 WIB

Disegel BNN Riau, 4 Rumah di Kampung Dalam Ternyata Memiliki Akses Lorong Rahasia yang Saling Berhubungan

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Selasa (28/2/2017) siang tadi, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau

Minggu,26 Februari 2017 - 16:13:14 WIB

Anak-anak Jadi Kurir Narkotika, BNN Gencarkan Sosialisasi  

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Juru bicara Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Besar Slamet Pribadi,

Rabu,01 Maret 2017 - 18:11:34 WIB

Baku Tembak Aparat BNN Dan Bandar Narkoba Di Jalan Medan Binjai Deli Serdang

MEDAN - Baku tembak terjadi antara petugas BNN dan bandar narkoba. Saat ingin ditangkap, bandar nark

BERITA LAINNYA
Rabu,20 Mei 2020 - 17:48:16 WIB

Ini Human Aura Menurut Dede Farhan Aulawi

BANDUNG - Banyak orang yang pernah mendengar istilah Aura, lalu didefinisikan dan diterjemahkan menu

Rabu,20 Mei 2020 - 17:43:07 WIB

Menuntut Ilmu Harus Menjadi Bagian dari Nafas Kehidupan

SEPANJANG masa pemberlakuan PSBB akibat pandemi wabah corona disikapi oleh setiap orang berbeda &nda

Rabu,20 Mei 2020 - 17:25:28 WIB

Lagu Bripda Rauzy Iranda Polisi Asal Aceh Dilirik Netizen

PADANG – Di tengah rutinitas pekerjaannya di Kepolisian Negara Republik Indonesia, Brigadir Po

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI