• Follow Us On : 

BNN Minta Oknum Aparat Terlibat Sindikat Narkoba Dihukum Mati


Redaksi | Rabu,19 Februari 2020 - 19:20:08 WIB
Dibaca: 682 kali 
BNN Minta Oknum Aparat Terlibat Sindikat Narkoba Dihukum Mati

PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea-Cukai Dumai, Riau, membongkar sindikat penyelundupan narkoba. Oknum aparat kepolisian di Polda Riau yang terlibat diharapkan mendapat hukuman mati.

"Kami menangkap penyelundupan narkoba jenis sabu sekitar 10 kg dan ekstasi sekitar 60 ribu butir. Dari kasus ini, empat orang ditangkap, satu oknum anggota Polri," kata Kepala Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari kepada wartawan di kantor BNN Provinsi Riau di Jl Pepaya, Pekanbaru, Rabu (19/2/2020).

Arman menjelaskan penangkapan dilakukan pada Senin (17/2/2020) malam di Kota Dumai. Ada empat orang yang ditangkap, salah satu pelaku diketahui anggota kepolisian yang bertugas di Riau.

"Ternyata bukan masyarakat saja direkrut oleh sindikat. Tetapi biasanya sindikat ini akan sangat 'senang' jika mereka merekrut para penegak hukum dan petugas-petugas resmi yang lain (membatu bisnis narkoba)," kata Arman.

Arman menyebutkan, jika kasus penyelundupan narkoba ini sampai di pengadilan, para pelaku dapat dihukum semaksimal mungkin. Dia menilai hukuman paling berat diberikan kepada oknum Polri yang terlibat penyelundupan narkoba ini.

"Oknum-oknum seperti ini harus diberi hukuman yang lebih berat. Kalau perlu, para hakim yang memutus memberikan hukuman mati dan itu pantas buat dia," kata Arman.

Menurut Arman, hukuman mati sangat pantas pagi oknum aparat yang terlibat. Karena semestinya aparat mencegah segala bentuk peredaran narkoba.

"Sementara kami berupaya melindungi masyarakat kita, berupaya keras untuk mencegah narkoba, dia sebagai petugas melanggar sumpahnya. Dan juga mendapatkan keuntungan pribadi dari penderitaan orang lain. Saya imbau untuk dijatuhi hukuman mati," tegas Arman.

[detikcom]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,01 Maret 2017

Baku Tembak Aparat BNN Dan Bandar Narkoba Di Jalan Medan Binjai Deli Serdang

MEDAN - Baku tembak terjadi antara petugas BNN dan bandar narkoba. Saat ingin ditangkap, bandar nark

Jumat,29 Juli 2016

Adanya Oknum BNN yang Bekerja Sama dengan Freddy Budiman, Fatkhur : Bisa Saja Terjadi...!

JAKARTA - Direktur Pemberdayaan Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nas

Kamis,30 Maret 2017

Musnahkan Sabu 42,9 Gram, BNNP Riau Tidak Pandang Bulu Putus Jaringan Narkoba 

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Sabu seberat 42,9 gram milik dua orang tersangka Eko Srihadi dan Rino yang

Rabu,16 November 2016

Ini Kronologi Aparat BNN Door Mati Oknum TNI, Sabu 100 Kg dan 320 Ribu Butir Happy Five

TANGERANG (WR) -- Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan tangkapan besar. Tak tanggung-tan

Jumat,05 Mei 2017

Maraknya Narkoba, BNNP Riau Razia 11 Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru

PEKANBARU - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Riau melakukan razia 11 tempat-tempat h

Kamis,24 Agustus 2017

Budi Waseso: Anggota BNN Terima Narkoba Dan Uang Suap Dari Bandar, Saya Tembak Mati!

JAKARTA (Wahanariau) -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menegaskan, dirinya

BERITA LAINNYA
Rabu,23 September 2020

PUPR Dumai Usulkan Anggaran Normalisasi Drainase Rp7 Miliar Atasi Banjir Rob

DUMAI -Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kota Dumai kembali usulkan kegiatan pengendalian banjir s

Rabu,23 September 2020
PILKADA DUMAI

IKTAB Dumai Rapatkan Barisan Menangkan Paisal-Amris

DUMAI – Tekad ingin menangkan Paisal Amris pada Pemilihan Walikota(Pilwako) Dumai 2020 menjadi

Rabu,23 September 2020
PILKADA DUMAI

Pelko Dumai Sepakat Dukung Paisal Amris

DUMAI – Warga Dumai dari Persatuan 50 Kota (Pelko) Payakumbuh sepakat mendukung dan memenangka

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI