• Follow Us On : 

Kejati Riau Tahan 2 Tersangka Korupsi Anggaran Pelalawan


Redaksi | Kamis,07 September 2017 - 06:23:37 WIB
Dibaca: 129 kali 
Kejati Riau Tahan 2 Tersangka Korupsi Anggaran Pelalawan

PEKANBARU (Wahanariau) - Kejaksaan Tinggi Riau menahan tiga tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Tak Terduga Kabupaten Pelalawan tahun 2012 yang di dalamnya termasuk dana pencegahan bencana kebakaran lahan dan hutan.

"Siang ini penyidik pidsus kejati telah memeriksa dua tersangka kasus DTT Kabupaten Pelalawan. Selesai pemeriksaan akan ditahan di Rumah Tahanan Sialang Bungkuk," kata Asisten Pidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta di Pekanbaru, Rabu (6/9/2017).

Sebelumnya pada Selasa (5/9/2017) kejati juga sudah menahan satu tersangka lainnya yakni LMN. Pada 2012 itu dia menjabat Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Pelalawan yang menjadi kuasa pengguna anggaran sekitar Rp9 miliar.

Selanjutnya dua orang yang ditahan hari ini Rabu (6/9/2017) adalah ASI dan KSM. Nama pertama menjabat Kepala Seksi staf dari LMN yang diduga menerima Rp90 juta untuk beli tiga kamera yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga : Korupsi Anggaran Pelalawan, Kejati Riau Tetapkan Tiga Tersangka

"Dua kamera sudah kita sita, satu lainnya masih ditangan pihak yang tidak berhak. Itu surat pertanggungjawabannya fiktif," ungkap Sugeng.

Sedangkan satu lagi adalah tersangka berinisial KSM yang merupakan Pengurus Persatuan Golf Pelalawan. Dia diduga menerima Rp125 juta untuk biaya turnament Golf dari total diperkirakan Rp2,4 miliar anggaran yang dikorupsi dari DTT tersebut.

Penetapan tiga tersangka ini diumumkan oleh Pidsus Kejati Riau, Selasa (5/9/2017) lalu. Motif korupsinya, kata Sugeng adalah penggunaan anggaran tidak sesuai peruntukan dan tak ada pertanggungjawabannya, penggunaan anggaran tidak sesuai peruntukan dan fiktif, serta penggunaan anggaran tidak sesuai peruntukan dan menguntungkan serta memperkaya orang lain atau diri sendiri.

Terkait apakah ada keterlibatan atasan dari LMN yang saat itu sebagai kepala dinas yakni sekretaris daerah ataupun kepala daerah, Sugeng tidak mau menyampaikan lebih jauh. Saat itu bupatinya M. Harris yang saat ini masih pada jabatan tersebut.

Ditanyakan lagi terkait adanya disposisi dari atasan tersebut, dia mengatakan hal tersebut terlalu teknis dan nanti bisa dilihat di pengadilan. "Ikuti saja, itu terlalu teknis, lihat saja di pengadilan nanti," ujar aspidsus. (rdk/ant)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : redaksi.wahanariau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,12 Oktober 2017 - 15:08:55 WIB

Manajer PT SCA Ditahan Kejati Riau Terkait Dugaan Korupsi Lampu Jalan

PEKANBARU - Jaksa Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau menahan satu dari lima tersangka dugaan korups

Selasa,12 September 2017 - 23:12:41 WIB

Kejati Riau Terima Pengembalian Uang Korupsi DTT Pelalawan Ratusan Juta Rupiah

PEKANBARU - Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau menerima pengembalian sejumlah uang dugaan korupsi a

Rabu,06 September 2017 - 17:54:24 WIB

Korupsi Anggaran Pelalawan, Kejati Riau Tetapkan Tiga Tersangka

PEKANBARU (Wahanariau) - Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi Anggaran Dan

Senin,13 Maret 2017 - 18:26:01 WIB

Kejati Riau Resmi Tahan Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan Terkait Kasus Pungli Rp210 Juta

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau, Senin (13/3/2017) sore, resm

Senin,13 Maret 2017 - 18:05:30 WIB

Rambah Hutan TNTN, Johanes Sitorus Ditahan Kejati Riau 

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Yohanes Sitorus, tersangka kasus pidana perambahan lahan di Taman Nasional

Kamis,13 April 2017 - 21:27:42 WIB

Kejati Riau Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bansos 2013 Pelalawan

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Belasan mahasiswa yang terbentuk dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Pelalawan

BERITA LAINNYA
Senin,16 Oktober 2017 - 11:23:11 WIB

Nyaris Membahayakan Andrea Dovizioso, Marc Marquez Minta Maaf

MOTEGI - Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez harus minta maaf ke Andrea Dovizioso. Rider S

Senin,16 Oktober 2017 - 11:10:14 WIB

BKPM dan Kementerian Tawarkan Proyek Pariwisata Senilai Rp39 Triliun

PADANG - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Pariwisata menawarkan proyek

Senin,16 Oktober 2017 - 11:02:49 WIB

Ekonomi RI di Tangan Jokowi, Ini Tanggapan Bos IMF

WASHINGTON - Managing Director International Moneter Fund (IMF) Christine Lagarde memandang In


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI