• Follow Us On : 

TB Selat Seraya Tenggelam di Perairan Tanjung Medang Bengkalis, Begini Kronologisnya


Redaksi | Jumat,23 November 2018 - 17:02:51 WIB
Dibaca: 2420 kali 
TB Selat Seraya Tenggelam di Perairan Tanjung Medang Bengkalis, Begini Kronologisnya

TANJUNG MEDANG - Kapal Tug Boat (TB) Selat Seraya yang dinakhodai oleh Jamaluddin tenggelam di perairan Tanjung Medang Kabupaten Bengkalis pada Kamis 22 November 2018 sekitar pukul 06.00 WIB.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Tanjung Medang, Doddy Barnas, mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi diduga karena cuaca yang ekstrem beberapa hari belakangan ini. Sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diselamatkan.

"Kondisi badai dan disertai petir diduga menjadi penyebab tenggelamnya TB Selat Seraya. Pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa," kata Doddy Barnas di ruang kerjanya, Jum'at (23/11/2018).

Doddy menjelaskan, TB Selat Raya GT85 dengan ABK termasuk Nakhoda berjumlah 9 orang tersebut berangkat pada Selasa 20 November 2018 dari Pelabuhan Siak menuju Senepis Sinaboi dengan menarik sebuah tongkang bernama Ocean Seraya IV.

Sekitar pukul 02.00 WIB kondisi cuaca sangat ekstrem hujan badai disertai petir, kondisi kapal masih berjalan baik. Namun, pada pukul 16.25 WIB kapal mengalami kebocoran, hal ini diketahui dengan adanya air masuk dalam kapal.

"Saat itu ABK berusaha memompa air keluar menggunakan mesin pompa robin, lamanya sekitar 15 menit," ungkap Doddy.

Doddy melanjutkan, melihat air yang masuk ke dalam kapal semakin banyak dan kondisi yang semakin tidak memungkinkan untuk memompa air, Nakhoda Jamaluddin berusaha mencari perlindungan menuju daratan terdekat.

"Kapal tersebut diarahkan menuju Pulau Babi di sekitar perairan Tanjung Medang untuk dikandaskan guna menghindari resiko tenggelam. Keputusan ini diambil agar tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah mereka semua selamat," ungkap Doddy menjelaskan kronologis kejadian.

Doddy menghimbau untuk seluruh kapal yang hendak melakukan pelayaran agar memperhatikan kondisi cuaca, ini bertujuan untuk menghindari terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan.

(isk/isk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,13 Februari 2016 - 01:22:24 WIB

Diduga Oknum Penghulu Pekaitan Gelapkan Uang TBS Kebun Plasma Masyarakat

BAGANSIAPIAPI - Setelah mempolisikan warganya yang menanyakan kejelasan pembagian hasil Tandan Buah

BERITA LAINNYA
Senin,19 Agustus 2019 - 14:16:59 WIB

Komisi Dakwah MUI Nilai UAS Tak Bermaksud Mencela Agama Lain

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Fahmi Salim merespon soal isi cer

Senin,19 Agustus 2019 - 14:03:14 WIB

Polisi Negosiasi dengan Massa Manokwari

MANOKWARI - Kepolisian Daerah Papua Barat sudah turun melakukan pengamanan terkait aksi unjuk rasa m

Senin,19 Agustus 2019 - 13:55:10 WIB

Rusuh di Manokwari Dipicu Insiden Surabaya - Malang

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI