• Follow Us On : 

CPO Kembali Tumpah, Pelindo Dumai Diindikasi Hanya Cari Keuntungan Tanpa Berikan Pelayanan


Redaksi | Sabtu,11 Agustus 2018 - 04:30:01 WIB
Dibaca: 264 kali 
CPO Kembali Tumpah, Pelindo Dumai Diindikasi Hanya Cari Keuntungan Tanpa Berikan Pelayanan Foto : Group WhatsApp

DUMAI - Kejadian tumpahan minyak sawit kembali terjadi di Dermaga B Pelibdo Dumai. Sebanyak 20 ton crude palm oil mengapung dipermukaan laut. Kejadian ini merupakan catatan buruk terhadap penyedian pelabuhan yaitu PT Pelindo Dumai selaku pemilik kawasan dan pengelolaan bongkar muat pelabuhan yang kurang safety.

Itu terjadi ketika Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas yang berkududukan Pontianak, Kalimantan tersebut sedang melakukan sirkulasi didalam tongkang sebelum ditransfer ke tangki timbun milik perusahaan PT Nagamas Palmoil Lestari. Kejadian 20 ton CPO tumpah itu terjadi tangah malam tadi.

Seharusnya, Pelindo Dumai selaku pengelola pelabuhan memasang alat safety berupa oil bomb untuk mengentasipasi terjadi human error ketika tumpahan CPO terjadi. Pahadal Pelindo Dumai sudah mendapatkan surat peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI atas insiden tumpahan CPO beberapa bulan lalu.

"Kejadian ini menurut saya yang salah ada Pelindo Dumai selaku pemilik dan pengelola kawasan pelabuhan. Kami mengindikasi Pelindo Dumai hanya mengutungkan bisnis semata tanpa memberikan pelayanan kepada pelaku usaha yang berada dikawasannya," kata Ahmad Khadafi, pengamat lingkungan Kota Dumai, Jumat (10/8/2018).

Tak hanya itu, Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai selaku pengawas pelabuhan harus memberikan tindakan tegas kepada Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas tersebut berupa tidak memberikan surat izin belayar meninggalkan pelabuhan Dumai sebelum masalah tumpahan CPO selesai.

"KSOP Dumai harus tegas, karena mereka bertugas sebagai pengawas pelabuhan. Jadi jangan lengah dengan masalah ini. Kami minta kejadian seperti ini tidak terus-terusan terjadi laut Dumai. Perusahaan seperti pemilik tongkang Teratai Merah III, PT Mina Mas, Pelindo Dumai serta KSOP harus bertanggungjawab," pungkasnya. (rtc/rtc)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,24 Juli 2017 - 18:59:00 WIB

Dalam Sepekan Dua Kapal CPO Wilmar Dumai Digelapkan, Kerugian Rp1 Miliar Lebih

DUMAI (WR) - Wilmar Grup Dumai-Pelintung melaporkan 18 orang Kapten dan Anak Buah Kapal Tirta Samudr

Rabu,10 Agustus 2016 - 16:00:27 WIB

Sungguh Miris...! Walau Dekat Mapolsek Bukit Kayu Kapur, Penampungan BBM CPO Ilegal Tidak Tersentuh Hukum

DUMAI (WR) - Kota Dumai yang identik dengan Kota Pengantin Berseri, namun lain halnya dengan Mafia p

BERITA LAINNYA
Senin,13 Agustus 2018 - 15:24:37 WIB

Watts Miners Powerful Mining Rigs Create High Impact on the Market

NEW YORK - August 11, 2018 - Watts Miners, one of the latest players to enter the global c

Sabtu,11 Agustus 2018 - 15:56:27 WIB

Sandiaga Uno Cium Mobil Dinas Terakhir Kalinya

JAKARTA - Sejak dideklarasikan menjadi pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019, Sandiaga Uno tamp

Sabtu,11 Agustus 2018 - 15:25:26 WIB

Ini yang Dilakukan Pendukung Prabowo-Sandi Usai Pencalonan Pilpres

JAKARTA - Berbicara mengenai capres dan cawapres, terselip pemandangan menarik dalam pencalonan pilp

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI