• Follow Us On : 

Video Anggota DPRD Lagi Hisap Sabu Ternyata Ketua DPC PDIP Padang Pariaman


Alink Mhd Iskandar | Minggu,09 Oktober 2016 - 14:10:58 WIB
Dibaca: 3338 kali 
Video Anggota DPRD Lagi Hisap Sabu Ternyata Ketua DPC PDIP Padang Pariaman

PADANG (WR) - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman yang ada di dalam video anggota dewan yang menghisap sabu-sabu yang beredar luas di media sosial merupakan kader mereka.

"Ia telah kami panggil dan kami sudah meminta keterangan selama satu jam dari pelaku, ia membenarkan bahwa dirinya yang ada di dalam video tersebut", kata Sekretaris PDI P Sumbar Syamsul Bahri di Padang, Ahad (9/10/2016).

Ia mengatakan kader PDI P tersebut adalah Salman Hardani yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Padang Pariaman.

Dia merupakan ketua fraksi dan ketua Komisi II bidang ekonomi dan Pembangunan di DPRD Kabupaten Padang Pariaman periode 2014 -2019.

"Hasil pemeriksaan ini akan kami kirim ke DPP PDI Perjuangan sehingga mereka nanti yang memutuskan sikap apa yang akan diambil partai terhadap persoalan ini", jelasnya.

Syamsul mengakui dalam aturan yang ada di dalam partai apabila ada anggota dprd yang merupakan kader partai dan terlibat narkoba bisa diambil tindakan melakukan PAW atau memberhentikan kader itu dari partai.

"Namun dalam hal ini pelaku sudah mau bekerjasama dan mengakui bahwa dirinya yang ada di video tersebut, tentunya ini juga akan menjan di bahan pertimbangan", ujarnya.

Sementara , pelaku Salman Hardani mengakui bahwa dirinya yang berada di dalam video tersebut, namun dirinya tidak mengetahui pasti barang yang dihisapnya tersebut.

"Kejadian itu terjadi pada tahun lalu sewaktu DPRD Padang Pariaman melakukan Bimtek di Batam setelah pemilihan ketua komisi di hotel setelah kegiatan", ucap Salman.

 

Salman menceritakan barang tersebut sudah ada di dalam kamar hotelnya sewaktu dirinya selesai mandi. Melihat barang itu ada di meja dia memanggil temannya dari fraksi Demokrat untuk masuk dan mencoba menggunakan barang tersebut.

"Saya tidak tahu kenapa barang itu ada dikamar saya, namun karena rasa ingin tahu yang kuat, saya pun mencoba barang tersebut," ujarnya lagi.

Ia mengaku mengerti cara memakai barang tersebut melalui melihat tayangan yang banyak beredar di media sosial, namun secara pasti dirina mengaku baru kali itu mencoba barang tersebut.

"Saya siap melakukan tes urine dan tes rambut apakah diri saya menggunakan narkoba atau tidak," katanya.

Ia mengakui pada beberapa waktu lalu ada seseorang laki- laki yang memperlihatkan video tersebut kepada dirinya. Lelaki itu meminta sejumlah uang agar video tersebut agar video terebut tidak disebarluaskan.

"Ada seorang lelaki namun saya tidak ingat datang meminta sejumlah uang untuk tebusan, namun hingga saat ini masih saya rahasiakan," ucap dia.

Salman juga akan membawa persoalan ini ke ranah hukum terkait penyebaran video yang menurutnya telah merusak nama baiknya. Serta dirinya siap menerima apapun keputusan partai terhadap persoalan ini. Ia juga mengakui belum menerima panggilan baik dari Kepolisian, BNNP terkait video dirinya sedang menghisap barang terebut di dunia maya.

"Dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang Pariaman pun belum ada panggilan terkait kasus ini, namun saya siap dipanggil," katanya. (Republika)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,31 Maret 2018

Begini Cara Gampang Unduh Video di Twitter

MEDIA SOSIAL - Kamu mungkin tergoda ingin mengunduh video ketika menemukan video viral, lucu, unik a

Jumat,30 September 2016

Heboh...! Video Mesum Tayang di Papan Iklan Digital Usai Salat Jumat

JAKARTA (WR) - Warga di sekitar kawasan Blok M, Jakarta Selatan, dihebohkan dengan tayangan video me

Sabtu,27 Agustus 2016

Video Honorer Dispenda Meranti Tikam Polisi Beredar di Medsod

MERANTI (WR) - Sebuah Video berdurasi pendek beredar di media sosial facebook. Video itu menggambar

Jumat,09 Juni 2017

Akibat Video Hoax, Youtube Merugi...?

CALIFORNIA – Menjadi perusahaan dengan iklan yang tak sedikit, membuat Google kelimpungan dala

Rabu,24 Agustus 2016

RSUD Kecolongan, Video Visum Jasad Pratu Wahyudi Beredar di Facebook

DUMAI (WR) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai merasa kecolongan atas beredarnya video visum

Rabu,24 Agustus 2016

Siapa Sari Ramadhina Pemilik Akun Facebook Penyebar Video Visum Jasad Pratu Wahyudi...?

DUMAI (WR) - Entah apa yang ada di benak hati seorang pengguna jejaring sosial facebook bernama Sari

BERITA LAINNYA
Jumat,07 Mei 2021

Influencing Future of Cloud Security with MITRE ATT&CK® for Containers

Trend Micro contributes to new framework, helping businesses build and deploy secure container envir

Kamis,06 Mei 2021

CUHK Business School Research Finds FinTech Innovations Can Enhance the Stability and Profitability of Financial Institutions in Emerging Markets

HONG KONG SAR - 6 May 2021 - The rapid development of financial technology, also known as

Kamis,06 Mei 2021

Alibaba Printing Continues To Dominate The Printing Industry With Sticker Printing Service

SINGAPORE - 6 May 2021 - Alibaba Printing is an established marketing company in Singapore that offe

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI