• Follow Us On : 

Kapolres Dumai Imbau Warga Tidak Terpancing Isu Bom


Alink Mhd Iskandar | Kamis,06 Juli 2017 - 13:28:55 WIB
Dibaca: 119 kali 
Kapolres Dumai Imbau Warga Tidak Terpancing Isu Bom

DUMAI - Kepala Kepolisian Resort Dumai AKBP Donald H Ginting mengimbau warga agar tidak terpancing dan resah dengan isu bom menyusul terjadi aksi pembakaran mobil mantan anggota legislatif Muhammad Zahari di kediaman di Jalan Berembang, Selasa (4/7/2017).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, polisi sejauh ini masih melakukan penyelidkan dan belum ada kesimpulan, namun dipastikan adalah aksi pembakaran dilakukan orang tak dikenal.

"Kita masih mendalami kejadian ini dan masyarakat diimbau tenang dan tidak terpengaruh isu bom molotov karena dugaan sementara pembakaran mobil oleh orang tak dikenal," kata Kapolres Dumai AKBP Donald H Ginting kepada wartawan, Rabu (05/7/2017)

Petugas awalnya menduga kejadian ini kebakaran biasa, namun setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara ditemukan satu panci mengandung bahan bakar minyak solar dan ada kain bekas dijadikan sumbu oleh pelaku.

Selain itu, panci berisi bahan bakar itu diletakkan oleh pelaku di kolong tanki minyak dan diduga jadi penyebab terbakarnya mobil Toyota Innova itu.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi juga memintai keterangan sejumlah saksi atas dugaan pembakaran ini, selain itu juga diharap kerjasama korban memberikan informasi agar bisa mengungkap kasus.

"Polisi terus bekerja keras menyelidiki kasus ini meski terkendala minim alat bukti dan saksi, namun dengan kerjasama baik korban memberikan informasi tentunya bisa terungkap," sebutnya.

Donald juga mengimbau masyarakat untuk saling menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif serta melindungi harta benda atau rumah dengan pemanfaatan perangkat video pemantau.

Aksi teror orang tak dikenal di kediaman korban Muhammad Zahari yang berprofesi kontraktor ini diketahui merupakan kejadian kedua, karena pernah juga terjadi di tahun 2016 lalu, yaitu kaca mobil dipecahkan oleh pelaku.

Diketahui, Mobil Innova BM 1017 RH milik Muhammad Zahari terbakar dalam kondisi terparkir di rumah dan mesin mobil tidak menyala, diduga teror oleh orang tak dikenal, Selasa (4/7/2017) sekitar pukul 03.30 Wib.

Zahari kepada wartawan mengaku, saat itu ia sedang berada di kamar mandi dan mendengar ada gesekan besi dari luar rumah, seperti pagar sedang dibuka, kemudian mendengar teriakan kebakaran dari anak.

"Saya melihat ada panci di bawah mobil, namun tidak tahu pasti," ujarnya.

Akibat kejadian ini, dinding depan rumah nampak retak dan kaca rumah bagian depan ikut pecah akibat adanya ledakan sebanyak tiga kali. (RA)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : redaksi.wahanariau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,27 Agustus 2016 - 16:55:37 WIB
Dinilai Kinerja Belum Maksimal

Resmi...! Kapolres Meranti Dicopot Pasca Kerusuhan Berujung Maut

PEKANBARU (WR) - Pasca kerusuhan berdarah di Kota Selatpanjang beberapa hari lalu, akhirnya Polda Ri

Selasa,28 Maret 2017 - 09:51:36 WIB

Isu Penculikan di Bengkalis Hoax, Kapolres: Penyebar Isu, Bisa Ditindak!

BENGKALIS - Warga Bengkalis saat ini diresahkan akan isu hoax penculikan anak. Isu itu pesat terseba

BERITA LAINNYA
Rabu,26 Juli 2017 - 21:56:53 WIB

Izin Kimteng Kadaluarsa, Ini Tanggapan Komisi I DPRD Pekanbaru

PEKANBARU (WR) - Selain membahayakan pelanggan, ternyata keberadaan kedai kopi Kim Teng di jalan Sen

Rabu,26 Juli 2017 - 21:24:18 WIB

Finalisasi RTRW Lamban, Investasi Daerah Kena Imbasnya

PEKANBARU (WR) - Lambannya finalisasi Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau berimbas negatif ke b

Rabu,26 Juli 2017 - 21:17:56 WIB

Pelaku Mutilasi di Rupat Utara Terancam Hukuman Mati

BENGKALIS (WR) - Kejaksaan Negeri Bengkalis menunjuk 4 Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pembunu


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI