• Follow Us On : 

50 Juta Data Pengguna Facebook Kebobolan

Soal Keamanan Data Pribadi Pengguna Facebook, Ini Tiga Janji Markk Zuckerberg


Redaksi | Jumat,23 Maret 2018 - 02:08:19 WIB
Dibaca: 2167 kali 
Soal Keamanan Data Pribadi Pengguna Facebook, Ini Tiga Janji Markk Zuckerberg

JAKARTA - Beberapa saat yang lalu, CEO Facebook Mark Zuckerberg memberikan penjelasan terkait kebobolan data terhadap 50 juta data pengguna Facebook. Dia berdalih, jika kebocoran data ini terjadi dikarenakan aplikasi milik salah satu peneliti Universitas Cambridge, Aleksandr Kogan.

Tentu saja, atas kejadian ini, para pengguna pun merasakan kekecewaan mereka atas bocornya informasi pribadi mereka. Oleh karena itu, untuk mendapatkan kembali para penggunanya, Zuck pun menjanjikan tiga hal terkait keamanan data pribadi pengguna Facebook ke depannya.

Dalam postingan resmi yang ditulis oleh Zuck di akun pribadinya, langkah pertama yang akan dilakukan oleh pihaknya adalah memeriksa semua aplikasi yang memiliki akses atas informasi dalam jumlah besar di Facebook.

“Kami juga akan melakukan audit secara menyeluruh terhadap aplikasi dengan aktivitas yang mencurigakan. Jika kami menemukan pengembang yang menyalahgunakan informasi personal yang sensitif, maka mereka akan diblok dari platform kami dan memberitahukan kepada pengguna yang terdampak dari penyalahgunaan data tersebut,” tulisnya, sebagaimana dilansir Okezone.

“Kami juga akan memberikan informasi kepada pengguna yang terdampak dari penyalahgunaan data aplikasi Kogan,“ katanya.

Langkah kedua yang akan dilakukan oleh mereka adalah melakukan pembatasan data yang dapat diakses pengembang aplikasi untuk mencegah jenis penyalahgunaan data lainnya.

“Contohnya, kami akan menonaktifkan akses yang dimiliki oleh pengembang aplikasi atas data Anda jika Anda tidak menggunakan aplikasi tersebut selama tiga bulan terakhir. Kami akan mengurangi data yang harus Anda berikan kepada sebuah aplikasi ketika Anda login,” ujarnya.

“Kami hanya akan memberikan nama, foto profil, dan alamat email. Kami akan mengharuskan pengembang aplikasi untuk meminta persetujuan dan juga menandatangani kontrak permintaan akses atas postingan dan data personal lainnya dari kami," jelasnya.

Terakhir, Zuck pun menjanjikan bahwa para pengguna dapat melihat daftar dari data apa saja yang akan diambil oleh sebuah aplikasi terhadap akun mereka.

“Beberapa bulan ke depan, kami akan menampilkan sebuah perangkat di bagian atas News Feed yang bisa menunjukkan aplikasi apa saja yang telah Anda gunakan dan memberikan cara yang lebih mudah untuk menghapus akses aplikasi terhadap data Anda,” lanjutnya.

Mereka juga menegaskan bahwa mereka telah memiliki perangkat tersebut di bagian Pengaturan Privasi. Mereka kini akan meletakkan perangkat ini di bagian atas News Feed untuk memastikan agar mudah dilihat oleh setiap orang. (okz/okz)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,07 Agustus 2017

Soal Jalan Dewi Sartika Jadi Dewi Persik, Google Minta Maaf

JAKARTA (Wahanariau) - Nama Jalan Dewi Sartika di Bekasi berubah menjadi Jalan Dewi Persik di Google

BERITA LAINNYA
Selasa,07 Februari 2023

Dihadiri Ratusan Wartawan, Bupati Rohil Buka Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Simatrik

BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong SIP secara langsung membuka sosialisasi p

Senin,06 Februari 2023

Bybit to Help Judge F1 Champions Oracle Red Bull Racing Design Competition: Make Your Mark

DUBAI - 6 February 2023 - Bybit CEO Ben Zhou will join a panel of judges for Oracle Red Bull Racing&

Senin,06 Februari 2023

Avery Dennison Partners with Enterprise Singapore for AD Stretch Startup Accelerator Program

The local startup ecosystem will benefit from both corporate and government funding for innovators w

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI