• Follow Us On : 

Dua Kabupaten di Sumbar Sulap Tapal Batas Jadi Objek Wisata


Redaksi | Kamis,24 Januari 2019 - 15:04:05 WIB
Dibaca: 1174 kali 
Dua Kabupaten di Sumbar Sulap Tapal Batas Jadi Objek Wisata Bupati Agam Indra Catri bersama rombongan saat meninjau lokasi perbatasan antara Kabupaten Agam dengan Kabupaten Pasaman.

AGAM - Lokasi perbatasan wilayah di setiap daerah biasanya identik dengan adanya bangunan gapura ucapan selamat datang. Namun hal berbeda akan dilakukan oleh Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman.

Sebagaimana dilansir Lapartanews, kedua kabupaten ini mencoba memberikan suatu hal berbeda dalam menentukan lokasi tapal batas. Dengan memanfaatkan keindahan alam sekitar, kedua kabupaten ini sepakat membangun lokasi wisata di perbatasan kedua daerah tersebut. Tepatnya di Kecamatan Palupuh dan Kecamatan Bonjo.

Kesepakatan ini dihasilkan setelah Bupati Agam DR Indra Catri bersama jajaran Pemkab Agam dan Pemkab Pasaman yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan, Dalisman, meninjau lokasi rest area pembangunan perbatasan pada Rabu sore (23/01/2019).

Dalam kunjungan itu, Indra Catri mengaku, perencanaan pembangunan perbatasan tersebut akan dibangun dengan konsep pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dan berwawasan wisata. Melalui gagasan ini diharapkan lokasi perbatasan dua kabupaten ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata bagi masyarakat khusunya pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.

"Untuk menentukan tapal batas wilayah tidak selalu dengan membangun gapura. Kita harus punya sesuatu yang berbeda. Yakni dengan menyulap daerah perbatasan menjadi lokasi wisata," ujar Indra Catri di sela-sela kunjungannya.

Lebih lanjut Indra Catri menuturkan, tidak hanya Pemerintah Kabupaten Agam, Pemkab Pasaman juga meningingkan daerah perbatasan dapat dijadikan sebagai kota perbatasan. Sehingga daerah pinggiran yang membatasi dua wilayah kabupaten ini tidak lagi dianggap sebagai daerah pinggiran.

"Rencananya tahun ini, proses pembangunan akan dilaksanakan. Kareana antara Pemkab Agam dan Pemkab Pasaman sudah menganggarkannya di APBD masing-masing," bebernya.

Sementara itu, Dalisman menambahkan, tidak hanya sebagai tempat peristirahatan, rest area yang akan dibangun di atas lahan sekitar 3 hektar ini nantinya diharapkan juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Apalagi Sumatera Barat merupakan daerah yang dikenal memiliki banyak lokasi wisatanya. Sehingga keberadaan wilayah perbatasan yang memiliki nilai pariwisatanya ini bisa menjadi momen yang monumental bagi masyarakat banyak," tandasnya.

[Lapartanews]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,31 Maret 2018 - 17:44:04 WIB

Promosi Perpaduan Objek Wisata ''Merapi Lava Tour'' Yogyakarta Hingga ke Vietnam

YOGYAKARTA - Selain disebut sebagai Kota Pelajar, Kota Gudeg ini tak hanya membius wisatawan asal In

BERITA LAINNYA
Rabu,20 Februari 2019 - 02:15:54 WIB

D-EDGE Hospitality Solutions: The Marriage of Technology & Marketing

Born from the union of Availpro and Fastbooking, D-EDGE proposes a unique suite of technology soluti

Selasa,19 Februari 2019 - 23:43:40 WIB

Bawaslu Dumai Imbau Caleg Pindahkan APK

DUMAI - Bawaslu Kota Dumai mengimbau kepada seluruh partai politik dan calon legislatif (Caleg) agar

Kamis,07 Februari 2019 - 14:03:48 WIB

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI