• Follow Us On : 

Dua Kabupaten di Sumbar Sulap Tapal Batas Jadi Objek Wisata


Redaksi | Kamis,24 Januari 2019 - 15:04:05 WIB
Dibaca: 1876 kali 
Dua Kabupaten di Sumbar Sulap Tapal Batas Jadi Objek Wisata Bupati Agam Indra Catri bersama rombongan saat meninjau lokasi perbatasan antara Kabupaten Agam dengan Kabupaten Pasaman.

AGAM - Lokasi perbatasan wilayah di setiap daerah biasanya identik dengan adanya bangunan gapura ucapan selamat datang. Namun hal berbeda akan dilakukan oleh Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman.

Sebagaimana dilansir Lapartanews, kedua kabupaten ini mencoba memberikan suatu hal berbeda dalam menentukan lokasi tapal batas. Dengan memanfaatkan keindahan alam sekitar, kedua kabupaten ini sepakat membangun lokasi wisata di perbatasan kedua daerah tersebut. Tepatnya di Kecamatan Palupuh dan Kecamatan Bonjo.

Kesepakatan ini dihasilkan setelah Bupati Agam DR Indra Catri bersama jajaran Pemkab Agam dan Pemkab Pasaman yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan, Dalisman, meninjau lokasi rest area pembangunan perbatasan pada Rabu sore (23/01/2019).

Dalam kunjungan itu, Indra Catri mengaku, perencanaan pembangunan perbatasan tersebut akan dibangun dengan konsep pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dan berwawasan wisata. Melalui gagasan ini diharapkan lokasi perbatasan dua kabupaten ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata bagi masyarakat khusunya pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.

"Untuk menentukan tapal batas wilayah tidak selalu dengan membangun gapura. Kita harus punya sesuatu yang berbeda. Yakni dengan menyulap daerah perbatasan menjadi lokasi wisata," ujar Indra Catri di sela-sela kunjungannya.

Lebih lanjut Indra Catri menuturkan, tidak hanya Pemerintah Kabupaten Agam, Pemkab Pasaman juga meningingkan daerah perbatasan dapat dijadikan sebagai kota perbatasan. Sehingga daerah pinggiran yang membatasi dua wilayah kabupaten ini tidak lagi dianggap sebagai daerah pinggiran.

"Rencananya tahun ini, proses pembangunan akan dilaksanakan. Kareana antara Pemkab Agam dan Pemkab Pasaman sudah menganggarkannya di APBD masing-masing," bebernya.

Sementara itu, Dalisman menambahkan, tidak hanya sebagai tempat peristirahatan, rest area yang akan dibangun di atas lahan sekitar 3 hektar ini nantinya diharapkan juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Apalagi Sumatera Barat merupakan daerah yang dikenal memiliki banyak lokasi wisatanya. Sehingga keberadaan wilayah perbatasan yang memiliki nilai pariwisatanya ini bisa menjadi momen yang monumental bagi masyarakat banyak," tandasnya.

[Lapartanews]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,31 Maret 2018 - 17:44:04 WIB

Promosi Perpaduan Objek Wisata ''Merapi Lava Tour'' Yogyakarta Hingga ke Vietnam

YOGYAKARTA - Selain disebut sebagai Kota Pelajar, Kota Gudeg ini tak hanya membius wisatawan asal In

BERITA LAINNYA
Rabu,11 Desember 2019 - 22:29:56 WIB

Kades Ketaping Jaya Bakal Bangun Sarana Prasaran untuk Pemuda

TELUK KUANTAN - Iputra, Kepala Desa Ketaping Jaya, Kecamatan Inuman, baru saja dilantik memiliki vis

Rabu,11 Desember 2019 - 21:40:22 WIB

Ini Program Kerja Kades Kampung Baru Koto yang Baru Dilantik

TELUK KUANTAN - Khairul Kepala Desa Kampung Baru Koto, Kecamatan Inuman yang baru saja dilantik samp

Rabu,11 Desember 2019 - 05:11:18 WIB

Bupati Kuansing Lantik Tiga Kades di Kecamatan Inuman

TELUK KUANTAN - Bupati Kuantan Singingi Mursini melantik tiga Kepala Desa di Kecamatan Inuman, berte

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI