• Follow Us On : 

KPK Geledah Rumah Dinas Sekda Dumai


Redaksi | Rabu,16 Agustus 2017 - 23:13:12 WIB
Dibaca: 601 kali 
KPK Geledah Rumah Dinas Sekda Dumai

DUMAI (Wahanariau) - Empat orang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir di Komplek Perumahan PNS Pemkot Dumai Jalan Putri Tujuh, Rabu (16/8/2017)

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor PUPR Bengkalis

Penggeledahan rumah dinas sekda sekitar 90 menit ini terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi kegiatan proyek jalan di Kabupaten Bengkalis, dan Nasir sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

BACA JUGA : Sekda Dicekal KPK, Ini Tanggapan Walikota Dumai

Pantauan Antara, penyidik KPK keluar dari rumah dinas menenteng 1 koper dan 1 kotak, menaiki satu mobil Innova warna putih dan berlalu meninggalkan lokasi penggeledahan dikawal dua polisi berseragam.

BACA JUGA : KPK Geledah Rumah Mertua Sekda Dumai

Ajudan Sekda Nasir, Mirwan Nuzul mengaku selama penggeledahan ini, penyidik KPK didampingi dua staf dari bagian hukum dan aset daerah Pemkot Dumai, dan tidak ada barang disita.

BACA JUGA : Paspor Dicekal KPK, Sekda Dumai Berhaji Hanya Sampai Batam

"KPK hanya menggeledah beberapa ruangan, tapi tidak ada membawa barang untuk disita, juga mencabut segel meja kerja dan kamar tidur," kata Mirwan kepada pers, Rabu (16/8/2017)

BACA JUGA : Sekda Dumai Cuti 40 Hari Untuk Menunaikan Ibadah Haji

Menurutnya, koper dan kotak yang dibawa tim KPK merupakan barang bawaan penyidik untuk kepentingan penggeledahan dan pencabutan segel kamar serta meja kerja mantan kepala dinas pekerjaan umum Kabupaten Bengkalis itu.

BACA JUGA : Fahri Hamzah Minta Juru Bicara KPK Diganti

Sementara, seorang staf pada Bagian Aset Daerah Pemkot Dumai Mardi menyebut hanya mendampingi kegiatan penggeledahan KPK ini dan memastikan juga tidak ada penyitaan barang dari dalam rumah dinas. "Saya hanya mendampingi penggeledahan ini sesuai arahan pimpinan," kata Mardi.

BACA JUGA : KPK Periksa Ketua DPRD Malang Untuk Dua Kasus

Diketahui, KPK menetapkan M Nasir sebagai tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih Tahun Anggaran 2013-2015, saat dia menjabat Kadis PU Bengkalis 2013-2015.

BACA JUGA : Tewasnya Saksi Kunci e-KTP di LA, Ini Kata KPK

Penetapan Nasir sebagai tersangka ini membuat dirinya dan istri batal pergi haji ke Tanah Suci Makkah karena dicekal, padahal sebelumnya sempat bertolak ke Asrama Haji Embarkasi Batam dari Pelabuhan Pelindo Dumai. (rdk/ant)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,01 Mei 2017 - 17:46:56 WIB

Buron KPK Miryam Haryani yang Ditangkap Polisi, Tiba di Gedung KPK

JAKARTA - Buron KPK Miryam S Haryani, yang ditangkap polisi, tiba di gedung KPK. Miryam ditangkap

Sabtu,05 Mei 2018 - 00:04:13 WIB

OTT Anggota DPR, KPK Sita Emas 1,9 Kg dan Rp 1,8 Miliar

JAKARTA - KPK menyita sejumlah aset saat melakukan operasi tangkap tangan terhadap anggota DPR

Minggu,06 Mei 2018 - 14:44:24 WIB

Begini Kronologis OTT KPK Jerat Anggota DPR Amin Santono

JAKARTA - KPK menetapkan anggota DPR Amin Santono sebagai tersangka suap terkait RAPBN-P 2018.

Sabtu,31 Maret 2018 - 12:40:03 WIB

Ketua KPK Benarkan Surat yang Beredar Terkait Penetapan 38 Anggota dan Mantan Anggota DPRD Sumut Sebagai Tersangka

MEDAN - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan surat yang beredar terkai

Sabtu,29 Desember 2018 - 05:07:10 WIB
OTT Kementerian PUPR

KPK Sita Rp 500 Juta, SGD 25 Ribu dan Uang Sekardus

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan atau OTT Kementerian P

Rabu,20 September 2017 - 16:16:27 WIB

KPK Butuh Waktu Eksekusi Rp 414 Miliar Hasil Korupsi Fuad Amin

JAKARTA - Mantan Bupati Bangkalan 2003-2013 divonis hukuman 13 tahun penjara karena terbukti melakuk

BERITA LAINNYA
Kamis,13 Juni 2019 - 03:40:54 WIB

A first for Taiwan, BIO Asia-Taiwan 2019 to be Held in Taipei, 24 July, with BIO’s President Jim Greenwood to Attend

As a sign of its international importance, the BIO Asia-Taiwan 2019 exhibition will feature 18 natio

Kamis,13 Juni 2019 - 03:37:39 WIB

WWPKG Announces its Cornerstone Investment in Feiyang International Holdings Group Limited

HONG KONG, CHINA - 12 June 2019 - WWPKG Holdings Company Limited ("WWPKG&qu

Rabu,12 Juni 2019 - 03:32:18 WIB

IKEA Crafts Cosy Bedroom for Better Sleep in Summer

100-day trial for quality mattress; Beat the heat with cooling humidity-proof materials; Natural tac

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI